Home

Profil

Satuan Kerja

Produk Hukum

Layanan Publik

Pusat Informasi

Survey IKM

Pencarian Data

 HUTRI74 Rutan 3

Manado, 17/08
Sabtu Pagi 17 Agustus 2019, bangsa Indonesia mengenang kembali Puncak perjuangan Indonesia terlepas dari penjajahan bangsa lain yang terjadi tepat di tanggal yang sama 74 tahun yang lalu. Dan untuk momentum yang menjadi agenda Nasional bagi Warga Negara Indonesia ini, bertempat di dua lokasi berbeda jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Utara menggelar Upacara Pengibaran Bendera yaitu di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Manado dan Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Manado.

Pelaksanaan Upacara bendera yang dimulai Pukul 07.00 Wita di Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Manado, didahului dengan Laporan Komandan Upacara Rico S. Wendur kepada Walikota Manado, Vicky S. Lumentut selaku Inspektur Upacara, dan dilanjutkan dengan Pengibaran Bendera Merah Putih, Pembacaan UUD 1945, serta pembacaan Panca Prasetya Korp Pegawai Republik Indonesia. Selain itu juga dalam Pelaksanaan Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-74 ini, dirangkaikan pula penganugerahaan Satya Lancana Karya Satya XXX, XX dan X kepada pegawai di Jajaran Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Utara dan Pemberian Remisi Bagi Warga Binaan Pemasyarakatan.

Presiden RI Joko Widodo melalui Sekretaris Negara yang mengusung tema "SDM Unggul, Indonesia Maju" dalam Perayaan HUT Kemerdekaan RI kali ini adalah tidak lain karena saat ini Pemerintah memprioritaskan pembangunan SDM untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja sehingga hasil kerja bisa dinikmati seluruh rakyat Indonesia serta untuk memacu pertumbuhan ekonomi dalam terutama untuk memasuki ekonomi global yang lebih ketat. Hal itu pula yang disampaikan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Yasonna Laoly dalam sambutannya yang dibacakan oleh Inspektur Upacara.
"Tema Kemerdekaan RI tahun ini sangatlah tepat jika dikaitkan dengan kondisi bangsa kita saat ini yang sedang mencurahkan semua potensi dan sumber daya menuju Indonesia Emas tahun 2045"

HUTRI74 Rutan 3

Faktor SDM menjadi kunci utama berhasilnya sebuah tujuan organisasi, demikian juga dilingkungan Kemenkumham, pengelolaan ASN dan peningkatan kapasitas SDM telah diprioritaskan seiring dengan ditetapkannya UU ASN yang mengamanahkan sistem Merit (Kebijakan & manajemen ASN yang didasarkan kualifikasi, kompetensi dan kinerja secara adil dan wajar tanpa membedakan faktor politik, ras, agama, asal usul, kelamin maupun fisik).
"Oleh karena itu untuk mendukung program dan tujuan pemerintah, inilah saatnya mengubah cara pandang, pola pikir, sikap, perilaku dan cara kerja yang berorientasi pada kemajuan dan perkembangan zaman, agar Indonesia menjadi bangsa besar dan mampu berkompetisi di tingkat dunia" ungkap Yasonna.
Beliau juga menambahkan agar pembuktian bahwa seluruh ASN Kemenkumham mampu menjadi insan Pengayoman yang unggul dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan Negeri ini sebagai Kado Indah Ulang Tahun kemerdekaan negara yang kita cintai ini.

Di akhir rankaian kegiatan tamu undangan dan peserta upacara dihibur dengan tarian sipatokan yang dipersembahkan oleh WBP sembari menikmati jamuan yang telah dipersiapkan.

HUTRI74 Rutan 3